Berita pilihan Spesial

5 Faktor Kunci Lolosnya Inter ke Liga Champion Musim Ini

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Inter tidak mengakhiri musim di peringkat ke tiga sudah berjalan hampir enam musim. Musim 2016-2017 nampak menjadi musim terburuk bagi Inter Milan, Roberto Mancini dipecat menjelang dua minggu liga dimulai. Frank De Boer yang datang setelahnya hanya membuat Inter semakin berantakan.

Stefano Pioli dan Stefano Vecchi juga tidak mampu dengan cepat menaikkan prestasi Inter. Namun kini kedatangan pelatih baru Luciano Spalletti di musim 2017-2018 menyemburatkan harapan bahwa Inter akan kembali menjadi tim yang finis di papan atas.

Sempat memimpin klasemen di bulan Desember, Inter sempat kehabisan bensin dan kini terpaksa menghuni posisi ke empat.

Namun Inter musim ini tetap menampilkan sesuatu yang berbeda terlepas naik turunnya perfoma sepanjang musim ini. Inter diyakini akan lolos ke Liga Champion musim ini, sebuah kasta kompetisi yang seharusya Inter berada.

Berikut beberapa alasan mengapa Inter akan mampu lolos Liga Champion musim ini.

Pemilihan pelatih yang tepat

Luciano Spalletti dikenal dengan rekam jejak yang mumpuni di Italia, meski kementerengannya tidak selaras dengan jumlah piala yang sudah dia menangkan, namun kharisma dan wibawa Spalletti cukup untuk membawa Inter menemukan jati diri dan rasa pecaya diri mereka sebenarnya. Paling tidak itu dinilai sejauh musim ini berlangsung sampai pekan ke-29.

Dibawah Spalletti Inter mampu bermain dengan karakter yang jauh lebih kuat dan punya gagasan bermain jauh lebih jelas. Spalletti juga mampu membuat beberapa pemain seolah terlahir kembali. Itulah salah satu keahlian Spalletti selama ini, para pemain AS Roma sudah sangat merasakannya.

Penampilan di partai besar

Sejauh ini yang paling mengensankan bagi Inter adalah saat mereka belum sama sekali kalah melawan para pesaing di papan atas. AS Roma, Fiorentina, Napoli sudah dihadapi masing-masing dua kali dan tidak satupun hasil kekalahan. AC Milan, Juventus, dan Lazio juga belum berhasil mengalahkan Inter musim ini.

Hal ini dipercaya menjadi sebuah sugesti positif bahwa Inter Milan akan mengakhiri masa kegelapannya musim ini.

Transfer yang efektif

Awal musim ini Inter sempat dipanikkan dengan transfer “ngawur-ngawuran” dari tetangga mereka AC Milan. Fans Inter sempat dibuat kebakaran jenggot saat itu karena Inter tidak segera merespon manuver yang dilakukan Milan di bursa transfer.

Namun sejauh ini Milan Skriniar begitu membuat Inter jauh lebih kokoh dan tidak mudah ditembus, Joao Cancelo juga perlahan membuat permainan Inter disisi sayap semakin hidup. Borja Valero dan Rafinha juga membuat lini tengah Inter jauh lebih seimbang. Inter sudah melakukan transfer yang cerdik nan efektif. Sementara AC Milan meski sedang dalam atmosfer kebangkitan, pemborosan AC Milan adalah hal yang ironis denga capaian mereka musim ini.

Fokus di Serie A

Ketika tim lain harus membagi bahan bakar untuk bermain di kompetisi Eropa, Inter Milan bisa jauh lebih menghemat bahan bakar dan lebih fokus. Meski perjalanan Inter juga beberapa kali ngadat di tengah jalan, namun sejauh ini mereka masih bisa bersaing untuk finis di peringakat ke tiga karena mereka masih punya cadangan energi lebih dibanding AS Roma, Lazio dan AC Milan.

Mauro Icardi

Tidak bisa dipungkiri penampilan Mauro Icardi sangat berpengaruh terhadap perfoma Inter, 22 golnya sejauh ini cukup membantu Inter Milan untuk terus mendulang poin. Musim ini dikabarkan menjadi musim terakhirnya di Inter, jika mereka kembali gagal lolos ke Liga Champion.

Mungkin musim ini memang mereka masih nihil soal piala, namun kehadiran Spalletti adalah faktor penting terhadap kembalinya kejayaan Inter.


  •  
  •  
  •  
  •  
  •