Berita

AC Milan Sudah, Disalip Lazio atau AS Roma adalah Konsekuensi Logis

Kekalahan Inter Milan di kandang Cagliari tidak hanya berarti sebuah kekalahan biasa, kekalahan tersebut juga membuat Inter Milan harus melorot posisinya ke posisi ke empat setelah bertahan berminggu-minggu di posisi tiga besar.

Sialnya, Inter Milan harus disalip oleh saingan abadinya, AC Milan. Milan yang selama musim ini dianggap tampil kurang konsisten lantaran permasalahan finansial mereka, nyatanya pelan tapi pasti AC Milan bisa merangsek ke posisi ke tiga di pekan ke 26 ini. Mengalahkan 10 orang Sossuolo dengan skor tipis 1-0 cukup bagi mereka untuk menunjukkan kepada publik bahwa AC Milan masih menyimpan DNA tim papan atas.

Kebijakan transfer yang tepat menjadi kunci bagi AC Milan dalam menaikkan perfoma mereka. Melepas Higuain dan berani menggaet Piatek adalah sebuah langkah tepat yang diambil manajemen AC Milan. Pembelian Piatek terbukti sangat efektif bagi AC Milan.

Dari 11 pertandingan AC Milan selam tahun 2019 ini, AC Milan hanya kalah sekali saja saat kalah melawan Juventus di partai final Supercoppa, sungguh hasil yang sangat immpresif yang ditunjukkan oleh anak asuh Genaro Gattuso.

Sementara itu, Inter Milan sejak kemenangan besar 6-2 melawan Benevento di laga Coppa Italia, Inter mengalami hasil pertandingan yang naik turun.

Ditambah permasalah internal Inter Milan yang sampai sekarang berlangsung berlarut-larut, Inter mau tidak mau harus menerima sinyal bahaya bagi perjalananya musim ini. Jika Inter tidak lekas kembali tancap gas dan melahap semua laga dengan kemenangan, disalip AS Roma dan Lazio adalah konsekuensi logis yang harus Inter hadapi.

Di tempat lain, Lazio dan AS Roma baru saja merampungka laga derby yang dimenangkan oleh Lazio dengan skor mencolok 3-0 untuk Lazio. Lazio kini berada di posisiĀ  enam dengan 41 poin dari 25 pertandingan, sedangkan AS Roma di posisi 5 dengan 44 poin.