Berita

Alasan Mengapa Inter Begitu Kehilangan Gagliardini

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Roberto Gagliardini harus terpaksa ditandu keluar lapangan ketika pertandingan baru berlangsung separuh jalan ketikan melawan Cagliari. Pemuda 24 tahun tersebut akhirnya divonis cedera hamstring dan akan menepi beberapa minggu ke depan.

Inter Milan patut merasa kehilangan atas cederanya pria bertinggi 190 cm tersebut. Betapa tidak, setelah mengalami periode buruk medio desember-Januari, Luciano Spalletti seolah menemukan komposisi terbaik timnya dengan memasukkan nama Gagliardini di skuad utamanya.

Bagi sebagian penonton, mungkin dirinya memang tidak terlalu dilihat perannya. Namun fakta menunjukkan bahwa peran Gagliardini begitu besar terutama di lini tengah Inter. Dia sangat kuat duel satu lawan satu, dia adalah pematah serangan lawan yang ampuh, Gagliardini dibekali fisik yang lumayan, dia juga hebat dalam merebut bola, kemampuan melakukan tackle yang brilian, Gagliardini mampu menjadi jembatan antara lini belakang dan depan. Gagliardini mampu mengatur ritme permainan, umpan pendeknya juga menjadi kelebihannya, umpan-umpan terobosnya juga beberapa kali bisa membuat peluang yang berbahaya.

Peran ini yang mungkin tidak bisa ditemukan di pemain-pemain lain, seperti Marcelo Brozovic, Matias Vecino atau Borja Valero. Inter patut segera menambal kehilangan Gagliardini dengan cepat. Meski ketika dirinya ditarik keluar pada pertandingan terakhirnya Inter tetap bisa menyudahi pertandingan dengan kemenangan besar, namun Inter patut merespon cepat kehilangan mantan pemain Atalanta tersebut.

Tidak bisa tidak, Inter kini memasuki saat-saat yang krusial dan genting dalam penentuan nasibnya di Serie A. Liga Champion adalah satu-satunya pilihan bagi Inter untuk menuntaskan dan menyelesaikan era kegelapan mereka hampir 6 musim terakhir. Inter tidak boleh lantas kehilangan kesimbangan hanya karena khilangan Roberto Gagliardini.


  •  
  •  
  •  
  •  
  •