Spesial

Antonio Nocerino, Pewaris Gattuso yang Kini Tanpa Klub

Antonio Nocerino adalah gelandang multi fungsi, dia bisa bermain sebagai gelandang bertahan maupun gelandang serang. Perannya pun bisa sebagai gelandang box-to-box, maupun sebagai winger. Kaki kirinya pun sama baiknya dengan kaki kanannnya.

Bisa dikatakan dia bermain pada puncak permainannya saat membela AC Milan. Pelatih Milan waktu itu Massimiliano Allegri begitu kesengsem dengan kemampuan pemain kelahiran Napoli tersebut sehingga memintanya untuk bergabung dengan AC Milan. Pilihan Allegri pun tepat, Nocerino tampil moncer bersama Milan dengan catatan 74 penampilan dengan mencetak 12 gol. Catatan gol itu adalah yang tertinggi bagi Nocerino dibanding klub-klub yang pernah dibelanya.

“Dia (Allegri) mencari kesepakatan dengan saya di Milan dan dia mentransformasi saya menuju pemain kelas dunia. Pada kedatangan saya, saya didampingi oleh banyak harapan. Allegri memberikan saya kepercayaan diri dan membuat saya merasa penting, meskipun saya tiba di ruang ganti yang penuh dengan juara. Berkat dia, saya tumbuh besar secara baik,” ungkap Nocerino sebagaiman dikutip dari Gazzetta World.

Singkat kata Allegri berperan besar dalam membantu Nocerino selama di Milan. Allegri membuat Nocerino merasa tidak terkalahkan ketika berseragam Milan, kesebelasan yang paling dibanggakan selama karirnya.

Di musim panas 2012, saat Liga Italia memasuki musim 2012/2013 Nocerino mendapat kehormatan besar dari klub, yakni mendapat warisan nomor punggung 8 yang sebelumnya identik dengan Gennaro Gattuso. Gattuso saat itu hengkang ke klub Sion, Swiss sehingga nomor punggung 8 pun kosong dan Nocerino lah yang paling pantas mengenakannya di pertandingan-pertandingan AC Milan selanjutnya.

Ini adalah kehormatan bagi saya menerima nomor punggung 8 dan mewarisi kehebatan Gattuso, ucap Nocerino seperti dikutip goal.com.

Bagi Nocerino, Allegri mungkin lebih dari sekedar pelatih, melainkan juga seorang bapak. Bagaimana tidak, sepeninggal Allegri dari Milan, Nocerino pun memilih untuk hengkang dari AC Milan meski kontraknya masih hingga 2016.

Peminjaman pun menjadi opsi bagi sang pemain dan klub sebagai jalan keluar. Dia pun akhirnya membela beberapa klub dengan status pinjaman sebelum akhirnya pindah ke MLS bergabung dengan Orlando City. Dia merasa sudah tak ada lagi mentor yang akan membantunya di lapangan jika Allegri pergi.

Usianya kini baru 33 tahun, usia yang memang sudah memasuki usia senja bagi pesepakbola, tetapi setidaknya dia masih bermain di sebuah klub. Minimal di sebuah klub papan tengah atau bawah atau bermain di liga China atau semacamnya. Tetapi Antonio Nocerino malah sudah tanpa klub. Terakhir dia bermain di Orlando City pada musim 2016/2017 dan memilih untuk tidak memperpanjangnya dan ia tanpa klub hingga hari ini.

Baca Juga:

10 Pesepakbola Muslim Termahal