Opini pilihan

Apa yang Terjadi Jika Morata Kembali ke Juventus?

Meski tampil tidak begitu buruk di musim perdananya di Inggris, Alvaro Morata nampak benar-benar sudah tidak nyaman di sana. Sebenarnya bagi para debutan, 15 gol adalah hal yang bagus. Namun, sepertiya ada sesuatu yang hilang dalam derap langkah Morata di London, dialah melangkah dengan hati.

Kini Morata mencari kembali kemana seharusnya dia harus melangkah, kembali mencari cinta atau cita. Atau dia berfikir bahwa meraih cita-cita sangat perlu cinta.

Itulah mengapa kira-kira Spaniard tersebut menoleh kembali ke belakang dan menemukan Juventus sebagai tim yang dia cintai. Mungkin dalam benak Morata dirinya perlu bermain dengan hati sehingga dia bisa mencetak banyak gol dan memenangkan semua pertandingan atau bisa saja jauh lebih mulia yaitu, yang penting mengabdi kepada tim yang dia bela dengan penuh jiwa dan raga.

Hal tersebut yang mungkin dia tidak temukan di Chelsea. Bahkan kini dia dikabarkan mau memotong gajinya hanya untuk bermain kembali bersama mantan klubnya medio 2014-2016 tersebut.

Juventus kini hanya mampu membayar Gonzalo Higuain sebagai pemain terbaik mereka dengan angka 7.5 euro per musim, sedangkan Morata kini mempunyai gaji 9 juta euro per musim di Chelsea. Beberapa media Inggris dan Italia bahkan mengklaim Morata dan Juventus sudah terlibat kesepakatan untuk musim depan.

Namun skenario menjadi jauh lebih rumit karena harga Morata mencapai hampir 70 juta euro, angka yang pantas untuk Juve pikir masak-masak. Kesepakatan mungkin bisa diambil dari jalan peminjaman, seperti skenario Juan Cuadadro yang juga melibatkan kedua tim itu. Namun apakah Chelsea mau melepas aset berharganya tersebut hanya dengan status pinjaman? sedangkan Chelsea sementara ini menjadikan Morata sebagai striker utama.

Jika transfer Morata benar-benar terjadi, maka akan dipastikan terjadinya efek domino yang lumayan besar di pasar transfer. Kehilangan Morata akan membuat Chelsea sibuk mencari striker beken dan akan terus berlanjut ke klub-klub yang terlibat. Tim-tim tersebut akan terus mencari striker pengganti dengan level yang sama.

Jika semua ini bukan bualan semata, Alvaro Morata menunjukkan bahwa uang bisa takluk dengan hati dan cinta, bukan sebaliknya.

Baca Juga:

10 Pesepakbola Muslim Termahal