Berita

Apakah Salah jika Salah Puasa Ramadhan di final Liga Champion nanti?

Liverpool sukses melaju ke partai puncak Liga Champion dan akan menghadapi Real Madrid. Final sendiri akan digelar di Kiev, Ukraina 26 Mei 2018.

Tidak ada yang spesial dengan tanggal ini sebenarnya, tetapi jika mengingat bahwa superstar Liverpool saat ini Mohammad Salah adalah beragama Islam maka tanggal tersebut mulai menjadi perhatian.

Di tanggal tersebut umat Islam sudah memasuki bulan ramdhan dan itu artinya harus puasa tak terkecuali Salah. Bahkan tidak hanya Salah, andalan Liverpool lain yang juga tandem salah di lini depan, Sadio Mane juga beragama Islam. Itu artinya 2 pemain dari trio penyerang andalan mereka akan berpuasa saat melakoni partai final nanti. Selain 2 pemain andalah tersebut bahkan masih ada satu nama lagi yakni Emre Can yang juga beragama Islam.

Tentu banyak orang khususnya pendukung Liverpool akan khawatrir jika mereka puasa maka akan mengganggu permainan mereka.

Mufti Shawki Allam

Akan tetapi meskipun begitu Mufti besar Mesir -Syeikh Shawki Ibrahim Abdel-Karim Allam- sebagaimana dilansir dari Egyptian Independent, telah memfatwakan bahwa atlet Nasional yang ikut di Piala Dunia di Rusia boleh menunda puasa Ramadhan di akhir kompetisi dan juga mendapat dispensasi dari kewajiban berpuasa bagi mereka yang tidak mampu karena sakit atau sedang dalam perjalanan.

Terbang ke Rusia tentu adalah sebuah perjalanan bagi pemain Mesir maka dari itu mereka digolongkan musafir dan boleh menunda puasa.

Sebuah fatwa yang cukup membuat fans Liverpool agak lega meski fatwa itu untuk turnamen piala dunia bukan partai final Liga Champion.

 

Sampai saat ini belum ada konfirmasi langsung dari kedua pemain maka dari itu isu ini masih menjadi tanda tanya bagi publik sepak bola khususnya publik Anfield.

Salah sendiri dikenal publik sebagai muslim yang taat, ditandai dengan selebrasi golnya yang selalu berupa sujud syukur, pun begitu dengan Mane.