Opini pilihan

Bagi Indonesia, Piala Dunia itu Hanya Selama 10.18 Detik

Mulai kamis 12 Juli 2018, tiba laman-laman media sosial dibanjiri oleh berita tentang kemenangan seorang sprinter asal Indonesia yang baru saja memenangkan medali emas kejuaraan atletik dunia junior di Tampere, finlandia. Beragama pblik figur ramai-ramia men-share berita ini mulai dari artis, komentataor olah raga hingga ustaz dan tentu saja para tokoh politik.

Laman-laman mediaonline pun ramai-ramai menulis berita ini sebagai headline. Ya, seakan-akan seluruh pelosok penjuru nusantara heboh. Bagaimana tidak di tengah hiruk-pikuk gelaran piala dunia, dan seminggu terakhir diganggu oleh berita CR7 yang ke Jyventus, danberita dari siodoarjo soal timnas u19, tiba-tiba datang berita kemenangan dari Finlandia.

Adalah Lalu Muhammad Zohri yang terhitung sejak Kamis kemarin mendadak terkenal bagi publik tanah air, khususnya bagi yang selalu mengikuti berita olah raga. Zohri secara mengejutkan mampu menyabet medali emas dalam kejuaraan atletik junior 2018 (IAAF U-20), yang di gelar di Tampere, Finlandia. Pemuda asal NTB tersebut mencatat waktu 10.18 detik, ia mengalahkan sprinter-sprinter dari negara langganan juara macam Amerika Serikat dan Jamaika, negara asal Usain Bolt, manusia tercepat di bumi.

Kejadian cukup unik saat Zohri merayakan kemenangan. Karena Zohri adalah dari Indonesia dan tidak diprediksi juara, akibatnya dia sempat berlari-lari merayakan kemenangan tanpa mengenakan bendera. Nampak panitia tidak siap menerima pelari Indonesia keluar sebagai pemenang. Baru beberapa saat kemudian Zohri mendapatkan bendera merah putih yang diselimutkan di badannya.

Wulan Guritno seoarang artis yang mulai terkenal sejak menjadi pembawa acara olah raga di akhir tahun 1990-an, menulis status di IG yang mengaku bahwa kemenangan Zohri ini adalah obat kekecewaanya karena Inggris kalah di semi final piala dunia.

Barang kali tak hanya Wulan Guritno, Anda yang tengah kecewa dengan tim yang Anda dukung baik jagoan anda di piala dunia atau yang tengah kesal karena timnas U-19 kalah dari Malaysia, bisa menjadikan kemenangan Zohri ini sebagai obat pelipur lara Anda.

Mungkin saat ini kita sebagai bangsa Nusantara belum diijinkan untuk berprestasi di cabang sepak bola. Tanpa bermaksud untuk menyamakan derajat piala dunia dengan kejuaraan dunia atletik (bahkan cuma di level junior) namun melihat apa yang telah Zohri berikan bagi bangsa ini, rakyat indonesia sudah bahagia layaknya timnasnya mengkiuti piala dunia. Zohri pun hanya perlu waktu 10.18 detik untuk menghibur hati seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga:

10 Pesepakbola Muslim Termahal