pilihan

Hachim Mastour, Bintang Youtube yang Menghilang Kini Coba Bangkit Lagi

Flashback sejenak ke Januari 2014, saat itu publik sepak bola dibuat heboh dengan promosi minuman berenergi yang menampilkan adu skill antara mega bintang Neymar dengan seorang bocah berumur 16 tahun. Tak dinyana sang bocah mampu mengimbangi skill Neymar dan bahkan bisa dikatakan justru sang bocah out-skill (red-mengalahkan) Neymar. Video itu pun viral dan berimbas pada ketenaran sang bocah yang meroket.

Setahun sebelum video promosi itu diunggah, pengguna Youtube juga sudah disuguhi aksi-aksinya saat membela AC Milan Junior. Dia tampak outstanding dibanding lawan-lawannya dengan skill dribble yang cantik, dia dengan mudah meliuk-liuk melewati para pemain lawan. Tak heran jika dengan tipe permainan yang menghibur seperti itu, publik sepak bola berharap bayak padanya untuk bersinar di masa depan.

Sang bocah pun digadang-gadang akan menjadi mega bintang kelak di kemudian hari seperti halnya Neymar. Dan sang bocah itu bernama Hachim Mastour.
Lima tahun berlalu dan sang calon mega bintang tak kunjung menampakkan tanda-tanda akan menjadi mega bintang, khususnya bagi AC Milan tim yang menaunginya di tahun tersebut.

Gagal dalam masa pinjaman

Di musim 2013/2014 dia sudah dikontrak AC Milan akan tetapi gagal menunjukkan peningkatan permainan. Manajemen Milan pun memutuskan untuk meminjamkannya dengan tujuan memberikan pengalaman dan meningkatkan level permainan. Strategi yang ternyata juga gagal mengingat Mastour juga tak mampu menembus skuad utama di tim yang meminjamnya. Tercatat Mastour dipinjamkan ke tim Liga Spanyol yaitu Malaga dimusim 2015/2016 dan di liga Belanda bersama PEC Zwolle di musim 2016/2017.

Di Malaga dia hanya bermain satu pertandingan dengan durasi hanya selama 5 menit. Sedangkan di PEC Zwolle sedikit lebih baik meski belum cukup yakni hanya bermain 5 pertandingan dengan durasi 150 menit. Tentu PEC Zwolle merasa tak puas dengan servis pemain muda AC Milan tersebut dan memilih untuk tak memperpanjang masa pinjaman. Naas bagi pemain keturunan Maroko tersebut, AC Milan juga memutus kontraknya dan meninggalkan Mastour tanpa klub di musim 2017/2018 ini.

Tetap setia

Meski tengah diputus kontrak oleh AC Milan akan tetapi mastour memilih tetap berlatih bersama para pemain Milan. di akun twitternya dia mengupload foto sesi trainingnya bersama anak asuhan Gennaro Gattuso tersebut. Mastour seakan tetap menikmati dengan statusnya sebagai pemain hantu di Milanello. Melihat kesetiaan sang bocah Milan nampak luluh dan akhirnya memberi ganjaran dia dengan memasukkan kembali Mastour ke skuad Primavera Milan.

Terakhir dia tercatat turut membela AC Milan Primavera di partai final Piala Primavera Italia melawan Torino U-19.


Kita tunggu apakah Mastour mampu memenuhi ekspektasi publik di kemudian hari yakni menjadi bintang yang sesungguhnya di lapangan hijau, tidak hanya sekedar menjadi fenomena di Youtube. Semoga.

Baca Juga:

10 Pesepakbola Muslim Termahal