Berita

Hajar Genoa, Sebuah Bukti kepada Pembully

Kemenangan ke tujuh beruntun yang dicapai Inter Milan disepakati banyak pihak berhasil Inter raih dengan cara yang atraktif. Selain mempertontonkan banyak gol, permainan Inter dinilai berhasil menghibur banyak penonton meski tampil dengan skuad yang mengalami rotasi di banyak posisi.

Spalletti pun mengakui bahwa beberapa pemain menunjukkan kemampuannya dan kesungguhannya dalam membela tim meski sempat terlempar dari beberapa pertandingan penting di awal musim ini. Salah satunya adalah Joao Mario. Seperti yang diketahui, semenjak pertengahan musim lalu, Mario sudah memiliki hubungan yang kurang baik dengan Inter. Mengakhiri musim lalu di West Ham dengan status pinjaman, Joao Mario gagal pindah musim lalu karena tidak ada peminat yang mencapai kata sepakat dengan Inter.

Bertahan adalah satu-satunya pilihan bagi Joao Mario. Resikonya, pemuda Portugal itu harus rela terombang-ambing di skuad Luciano Spalletti. Namun, asa datang menghampiri Joao Mario tatkala Inter mengalami sedikit masalah dengan absennya Radja Nainggolan.

Dengan mengejutkan, Spalletti memainkan Joao Mario minggu lalu saat melawan Lazio. Tidak disangkan, Mario justru bermain bagus dan menjalankan strategi sesuai rencana yang diinginkan oleh pelatih. Kesempatan ke dua datang bagi Mario ketika menjamu Genoa, dua kali assist dan satu gol di menit ke 91 menjadi bukti kepada para pembully selama ini.

Bagi pemain seperti Joao Mario yang bermain angin-anginan musim lalu, ejekan dan hinaan para fans adalah hal yang sangat biasa. Namun, apa yang dilakukan Joao Mario dengan cepat membungkam para komentator yang sadis itu.