Berita

Icardi Bagaikan Candu

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hasil imbang di laga Derby melawan AC Milan menyisakan pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan oleh Inter Milan.

Anak asuh luciano Spalletti tersebut memang berhasil mempertahankan rekor tidak pernah kalah dengan tim besar Serie A, namun Inter Milan dinilai bisa membantai Milan pada pertandingan tersebut.

Pernyataan di atas bukan tanpa alasan, melihat beberapa peluang berbahaya yang dimiliki Inter Milan, semua tidak bisa diubah menjadi gol oleh mesin gol mereka Mauro Icardi. Seperti beberapa analisis tim dioper yang lalu, bahwa kemenangan Inter Milan hampir selalu bergantung dengan perfoma Mauro Icardi dan Ivan Perisic.

Tatkala Icardi dan Perisic bermain buruk, maka potensi Inter mendapatkan hasil kurang maksimal juga sangat besar. Perisic sudah mencetak 9 gol dan menyumbang 8 assist.

Sementara itu, Icardi mampu melakukan 67 tembakan, 44 diantaranya tepat sasaran, dan 24 menjadi gol. Icardi mencetak gol setiap 94 menit.

24 gol milik Icardi memang begitu vital bagi perjalanan Inter sejauh ini, namun Inter tidak boleh terus-terusan bergantung pada penampilan Icardi.

Dari 50 gol yang dicetak Inter, 33 gol disumbang oleh pemain Kroasia dan Argentina tersebut. Ketika kedua pemain tersebut bermain buruk atau kehilangan keberuntungan maka Inter juga akan kehilangan hasil maksimal.

Hal ini harus segera diselesaikan Luciano Spalletti musim depan. Kehadiran Lautaro Martinez mungkin bisa menjadi solusi atas masalah ini.

Dengan hasil ini Inter juga gagal menggeser AS Roma di posisi ke-3 klasemen sementara. Inter kini mengoleksi 59 poin dari 30 pertandingan. Pertandingan selanjutnya Inter akan bertandang ke markas Torino.


  •  
  •  
  •  
  •  
  •