Berita

Inter Pasti Harapkan Jiwa Interista dari Walter Zenga

Kekalahan Inter Milan melawan Sossuolo membuat semua komponen tim dan segenap suporter Inter menjadi panas dingin. Betapa tidak, musim ini Inter memang menunjukkan perbedaan dengan musim-musim sebelumnya. Kehadiran Luciano Spalletti memang harus diakui memunculkan kembali karakter Inter sebagi tim besar.

Namun, perjalanan musim ini menjadi seperti sebuah bencana bagi Inter pada pekan ke 37 ini. Kemenangan Lazio akan membuat mimpi Inter untuk lolos ke Liga Champion musim depan menjadi berantakan.

Inter kini benar-benar berharap kepada Crotone untuk bisa memenangkan laga saat melawan Lazio. Di lain pihak, Crotone memang masih memiliki kepentingan yang sangat besar. Crotone masih berada di dalam ancaman degradasi, sehingga poin penuh adalah hal yang wajib digapai oleh Crotone.

Ada hal yang spesial dalam laga Crotone-Lazio tersebut, bahwa dimana Inter begitu berharap jiwa Interista seorang Walter Zenga muncul dalam laga tersebut. Para fans dan komponen Inter pasti berharap demikian. Zenga tidak hanya tampil meracik strategi sebagai seorang yang harus menyelematkan Crotone dari zona degradasi, namun adrenalinnya mengalir sebagai seorang Interista. Kemenangan atas Lazio tidak hanya akan membuat Crotone menjauh dari zona Dregadasi, tapi juga memperpanjang nafas Inter untuk berjuang sampai titik darah penghabisan pekan depan.

Walter Zenga yang mengakui dirinya adalah seorang pendukung Inter dan cita-citanya hingga kini adalah menjadi pelatih Inter Milan. Zenga memiliki caps sebanyak 328 kali selama tahun 1978-1994 bersama Inter Milan.