Berita

Juventus 0 – 3 Real Madrid, Eksperimen Allegri Gagal Total

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rekor tak terkalahkan Juventus sejak 19 November 2017 akhirnya tumbang sudah. Rekor itu tumbang dalam babak perempat final Liga Champion antara tim tuan rumah melawan Real Madrid yang berlangsung tadi malam. Tak main-main anak asuhan Zinedine Zidane itu berhasil menggelontor gawang Buffon dengan tiga gol tanpa balas.

Kekalahan Juventus ini bisa dianalisis karena beberapa faktor berikut ini.

Tadi malam Juventus bermain dengan dua striker sejajar. Dybala yang biasanya beroperasi agak sedikit di belakanag Higuain, diplot sejajar pada pertandingan ini. Dia diinstruksikan oleh Allegri untuk bermain lebih dekat ke arah kotak pinalti lawan. Hasilnya lumayan efektif sebenarnya karena Dybala berhasil melepas 4 tembakan dengan 3 diantaranya tepat sasaran. Mungkin Allegri berpikir ingin mengulangi penampilan briliannya kala mengalahkan Spurs. Waktu itu Dybala juga ditempatkan sejajar dengan Higuain.

Namun dalam pertandingan kali ini strategi itu tak membuahkan hasil, bahkan Dybala malah harus menerima kartu merah.

Memainkan formasi 4-4-2 termasuk jarang dilakauan Allegri (bahkan mungkin belum pernah di musim ini) dan eksperimen ini gagal total. Allegri barangkali beralasan sadar lini tengah kalah di atas kertas melawan gelandang-gelandang Madrid plus absennya Miralem pjanic. Maka dari itu ia mencoba memainkan zona marking dengan memaikan 4 gelandang. Akan tetapi strategi ini gagal meredam agresivitas serangan para pemain Madrid.

Madrid seolah sudah tahu kelemahan Juventus. Mereka seperti langsung ingin mereplikasi apa yang telah mereka lakukan di babak kedua final Liga Champion tahun lalu dimana mereka langsung memainkan permainan bola cepat dan tampil lebih menyerang. Itu jugalah yang nereka praktekkan di lapangan dan hasilnya lini tengah juventus kerepotan meredam serangan-serangan Real Madrid dan kesusuahan dalam mengembangkan permainan.

Di tulisan prediksi kami yang lalu menyebutkan bahwa salah satu kunci jika ingin meredam Real Madrid adalah dengan mematikan Ronaldo. Ronaldo sedang on-fire belakangan ini, dan benar adanya. Terbukti dengan 2 gol yang diciptakan Ronaldo, bahkan sudah sejak menit ke -3 Ronaldo sudah menjebol gawang Buffon. Belum termasuk gol salto spekatakulernya yang makin membenamkan mental para pemain Juve.

Yang unik, gol salto Ronaldo ini mendapat applause dari para Juventini di stadion.

Dengan hasil ini susah tampkanya untuk mengintip peluang Juventus lolos ke babak berikutnya. Menang dengan selisih 4 gol di Bernabeu adalah sebuah misi yang hampir mustahil.


  •  
  •  
  •  
  •  
  •