Berita Opini

Kemenangan adalah Hal Biasa Bagi Juventus, Namun…

Langkah Juventus untuk mendatangkan Cristiano Ronaldo di bursa transfer musim panas tahun ini memang mengejutkan banyak pihak dan dinilai sebuah hal yang tidak biasa bagi tim-tim Serie A.

Tak ayal, penampilan Juventus bersama Ronaldo menjadi hal yang akan disorot banyak kalangan. Terobsesi ingin mengantarkan Juventus menjadi juara Liga Champion menjadi tajuk utama alasan Ronaldo pergi ke Juventus. Namun, masalah datang ketika Ronaldo dihadapkan pada budaya sepak bola yang berbeda di Italia.

Sepak bola Italia cenderung bertahan dan memainkan taktik yang lebih rumit. Sedikit banyak itu akan membuat proses adaptasi seorang Cristian Ronaldo akan jauh lebih sulit. Benar saja, dalam tiga pekan pertama Serie A, bukan Juventus yang menjadi perhatian utama, melainkan penampilan Ronaldo.

Sebelum musim bergulir, dua perbedaan pendapat dari banyak pengamat sudah mencuat. Satu kubu meramalkan Ronaldo akan tancap gas dan mengoleksi banyak gol bersama Juventus. Di kubu lain, meragukan Ronaldo akan bersinar seperti di klub sebelumnya.

Masalah tidak sampai disitu saja, Ronaldo harus berhadapan dengan taktik dan strategi Massimiliano Allegri yang cenderung bertahan dan terkadang membosankan. Bahkan di kalangan fans Juve sendiri banyak yang mengkritik penampilan Ronaldo. Melawan klub-klub lemah, Ronaldo belum juga berhasil menghibur penonton dengan gol-golnya. Bahkan Ronaldo justru beberapa kali melewatkan peluang emas yang biasanya sangat mudah dia ubah menjadi gol.

Meski menjadi satu-satunya tim yang mengoleksi poin sempurna di awal musim ini, nampak jelas nada tidak kepuasan dari beberapa fans Juve. Tidak lain tidak bukan karena Ronaldo belum berhasil mencetak gol.

Bagi Juventus, sebuah kemenangan menjadi hal yang lumrah. Namun, karena musim ini ada seorang Cristiano Ronaldo, pendukung Juventus ingin melihat dampak Ronaldo di dalam setiap raihan kemenangan mereka.

Hanya ada dua pilihan bagi seorang Cristiano ROnaldo, Karirnya meredup bersama Juventus atau kian bersinar karena mampu menaklukkan tantangan baru bermain di Serie A. Sebuah liga yang hanya bisa dinikmati golongan tertentu.

Baca Juga:

10 Pesepakbola Muslim Termahal