Berita

Lebih Baik Sarri Pergi dari Napoli

Meski sudah menjalani musim yang lumayan hebat, masa depan Maurizio Sarri tetap dinaungi awan mendung. Masa depannya di Napoli tetap kelabu meski sejauh musim ini bergulir sudah membuat beberapa hal hebat. Namun harapan yang terlalu besar dari sang empunya klub nampaknya terlalu tinggi dan Sarri tidak mampu memenuhi itu.

Dalam sebuah sesi wawancara dengan wartawan, Sarri mengungkapkan bahwa dirinya akan sangat bahagia jika bertahan di Napoli, namun jika harus pergi maka kini adalah waktu yang tepat untuk berpisah.

Sarri berpendapat bahwa lebih baik pergi tatkala masih dipuja daripada pergi dalam derita. Pelatih berusia 59 tahun tersebut telah banyak dikait-kaitkan dengan beberapa tim di liga Inggris, Chelsea dan Arsenal adalah nama yang sering muncul berkaitan dengan Sarri.

Bahkan isu pertukaran Antonio Conte dan Sarri juga sempat mencuat setelah adanya kritik dari presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, yang menyalahkan kurangnya rotasi skuad sehingga membuat para pemain kehabisan bahan bakar di penghujung musim.

“Jika Anda hanya memikirkan para penggemar, Anda benar-benar ingin tinggal di sini selama Anda hidup…”

“Anda tidak dapat menemukan penggemar ini di tempat lain, ini adalah hal yang sangat penting. Tetapi Anda juga harus memikirkan aspek lain. Tetapi jika ini akan berakhir saya ingin Napoli menjadi kenangan seumur hidup bagi saya.”

“Saya akan selamanya berterima kasih kepada presiden, karena dia mengijinkan saya untuk mengalami sesuatu yang luar biasa. Saya membuat semua keputusan yang saya pikir akan meningkatkan status kami dalam kompetisi yang paling dikagumi para penggemar,” tambah Sarri.

“Apa yang membuat penggemar Napoli menjadi pengalaman Anda luar biasa, tetapi juga menempatkan rasa takut pada Anda bahwa itu bisa berakhir. Ini dapat membuat Anda berpikir bahwa mungkin yang terbaik adalah pergi ketika masih ada cinta timbal balik daripada risiko saat-saat sulit.

“Ketika kami kalah dari Real Madrid, saya bertahan karena cinta para fans. Napoli memberi Anda cinta, itu adalah kota yang ideal untuk menang dan kemenangan terasa jauh lebih baik di sini. Sayangnya, kami bukan klub terkaya dan terkuat. di Italia.”