Berita

Lini Depan Milan Kelam Sejak Kepergiaanya

Krisis yang kelam dialami AC Milan. Pasukan yang kini ditukangi Genaro Gattuso mengalami kesulitan mencetak gol, tapi ini bukan sesuatu yang baru. Nikola Kalinic dan André Silva belum begitu produktif di Serie A Italia.

Milan memang mempunyai masalah dengan urusan mencetak gol setelah kepergian Ibrahimovic. Dalam 65 bulan sejak kepergiannya, Milan mendatangkan banyak pemain depan seperti, Pazzini (7 juta euro), Bojan (300 ribu), Balotelli (20 juta euro plus bonus), Matri (bonus 10 juta euro plus bonus), Torres (20 juta euro), Kalinic (25 juta euro) dan André Silva (38 juta euro ditambah bonus), Destro (500 ribu), Bacca (30 juta euro), Luiz Adriano (8 juta euro), Lapadula. Secara keseluruhan, Milan menghabiskan sekitar 150 juta euro untuk para pemain ini.  Menez dan Niang tidak dihitung, karena merupakan pemain sayap.

Para pemain ini mencetak total 125 gol: Pazzini (24 gol dalam 86 pertandingan), Bojan (3 gol dalam 27 pertandingan), Balotelli (33 gol dalam 77 pertandingan), Matri (1 gol dalam 19 pertandingan), Destro (3 gol dalam 15 pertandingan), Torres (1 gol dalam 10 pertandingan), Bacca (34 gol dalam 77 pertandingan), Luiz Adriano (6 gol dalam 36 pertandingan), Lapadula (8 gol dalam 29 pertandingan), Kalinic (4 gol di 18 pertandingan) dan André Silva (8 gol dalam 21 pertandingan). Selama berada di Milan, Ibrahimovic mencetak 56 gol dalam 85 pertandingan. Pazzini memang cukup bagus dan begitu juga Balotelli tapi posisi center forward  terbaik Milan sejak kepergian Ibra adalah Carlos Bacca. Langkah yang harus disesali karena Milan melepaskanya pada musim panas lalu.

AC Milan pantas berharap kepada André Silva karena dia cukup menjajikan sejauh ini bagi Milan. begitulah analisis yang dikutip dari calciomercato.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *