Berita

Mantan Bintang Real Madrid Mengungkap Kegagalannya Pindah ke Chelsea

Mantan striker Real Madrid mengklaim bahwa Real Madrid telah menolak menjualnya kepada Chelsea meski kabarnya telah menyetujui kesepakatan dengan mereka. 

Luiz Felipe Scolari yang baru saja ditunjuk sebagai manajer Chelsea saat itu  menginginkan striker di Stamford Bridge, dan pilihan jatuh pada Robinho. The Blues kemudian berunding dengan Madrid dan dilaporkan hampir menyetujui kesepakatan untuknya.

“Tujuan utama saya adalah pindah ke Chelsea,” kata striker itu dalam wawancara FourFourTwo (melalui Goal.com ). “Big Phil telah mengatakan aku bisa membuat perbedaan baginya di skuadnya, karena menurutnya, (skuadnya) tidak cukup kreatif.”

Namun, kesalahan teknis dilakukan oleh Chelsea di situs web mereka yang kemudian merusak segalanya. Laporan menyatakan bahwa mereka ‘tidak sengaja’ sudah mulai menjual kaos dengan nama Robinho di situs mereka dan pihak Bernabeu mengaku sangat tidak menyukai hal tersebut.

Robinho menegaskan bahwa memang benar kasusnya dan berkata, “Tapi Real Madrid telah jatuh dengan Chelsea – mereka tidak suka mereka menjual kaos dengan nama saya sebelum kesepakatan telah dilakukan.”

“Saya cukup yakin bahwa kesalahan ini adalah salah satu alasan utama mengapa transfer gagal, karena itu adalah masalah kebanggaan bagi Real Madrid,” tambah sang striker.

Akhirnya, Madrid memutuskan pembatalan penjualan dirinya ke Chelsea dan memilih untuk melepasnya ke klub lain. Mereka membuat alasan bahwa mereka ingin menjualnya ke klub yang tidak bermain di Liga Champions UEFA.

Manchester City kemudian datang di saat-saat terakhir dan mendapat tanda tangan kontraknya pada deadline hari terakhir batas transfer dengan banderol sebesar £ 32,5 juta.

“Dan mereka juga enggan membiarkan saya pindah ke klub yang bermain di Liga Champions musim yang sama – Chelsea, tapi City tidak,” kata Robinho.