Berita Spesial

Perginya Ranocchia Pembuka Gerbang Cahaya bagi Inter?

Sejak kedatangannya di Inter tahun 2011 lalu, Andrea Ranocchia seolah menjadi pembuka pintu gerbang masa kegelapan Inter Milan.

Bahwa dengan opini sederhana demikian, data-data memang tidak bisa berbohong mengiringi langkah perjalanan Inter Milan selama ini bersama pria yang mengawali karir bersama Arrezo tersebut.

Kedatangan Ranocchia ke Inter bersamaan dengan mulainya puasanya Inter berkompetisi di kompetisi tertinggi Eropa, Liga Champion. Meski dirinya juga dikenal sebagai pemain yang berhak menyandang ban kapten di Inter, selama Inter dikawal pemain yang sudah mengoleksi 68 kartu kuning di sepanjang karirinya tersebut, Inter langsung mendadak akrab dengan papan tenngah Serie A selama hampir 5 musim terakhir.

kerap melakukan blunder, tidak tenang dalam menghadapi tekanan dan tidak cukup memiliki kecepatan, membuat lini belakang Inter begitu rapuh bersama Ranocchia. Meski sudah menyumbang 10 gol dan 4 kali assist selama berseragam biru hitam, semua itu tidak cukup bagi Inter untuk tampil trengginas.

Selama ini Ranochia juga sudah menjalani masa pinjaman ke Sampdoria di musim panas 2016 dan ke Hull City di musim dingin 2017. Namun peminjaman tersebut belum jua membuang “kutukan” bagi Inter. Inter Milan belum jua mentas kembali ke papan atas Serie A musim lalu.

Kontrak Ranocchia yang akan berakhir pada bulan Jubni 2019 sudah tidak akan lagi di perpanjang oleh Inter. Kini Fiorentina dikabarkan menjadi tim yang tertarik untuk manampung Ranocchia dari Inter. Harga jualnya yang sudah turun bebas diyakini menjadi mudahnya Inter mencari tim yang mau menampung Andrea Ranocchia.

Pemain berusia 30 tahun tersebut itu baru mengoleksi 10 caps bersama Inter dan menyumbang 1 gol. Akankah pintu Gerbang kegelapan itu akan tertutup dengan kepergian Ranocchia dari tubuh Inter secara permananen? Hanya waktu yang akan menjawab asumsi liar tersebut.