Berita

Spesies Langka, Salah Satu dari Empat Hal Penting Kemenangan Inter Milan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pertandingan Inter Milan melawan Tottenham boleh dikatakan sebagai pertandingan yang seru di awal pembukaan Liga Champion kali ini. Sang tuan rumah yang sangat lama menantikan pertandingan tersebut, akhirnya berhasil membayar tuntas rasa penasaran selama bertahun-tahun. Berikut Empat hal yang menjadi catatan pertandingan Inter melawan Tottenham yang berakhir 2-1.

1. Tottenham Lanjutkan Periode Buruk

Setelah terlihat adem ayem di bursa transfer, Tottenham memang sempat menghajar Manchester United 3-0 di Liga Primer 3 pekan silam, anak asuh Mauricio Pocchetino tersebut harus mendulang periode negatif saat kalah dua kali beruntun di Liga Primer sebelum melawat ke Milan. Kekalahan melawan Inter adalah kekalahan ke tiga beruntun bagi Tottenham.

2. Meski Menang, Inter Tetap Punya Pekerjaan Rumah yang Besar

Selama 80an menit, Mauro Icardi hanya menjadi penonton di lapangan. Permainan Inter belum menemukan sruktur yang kuat. dan sistem yang paten di awal musim ini. Untung saja, Inter Milan bisa segera mengendalikan penuh pertandingan di akhir pertandingan lewat aksi-aksi Marcelo Brozovic dan Matias Vecino. Banyaknya pemain baru justru membuat Inter masih terlihat gagap meraba awal musim ini. Kedatangan Stefan De Vrij juga belum membuat Inter lebih kokoh di barisan pertahanan.

3. Serangan Tottenham Minim Kreatifitas

Selama beberapa musim ke belakang, Tottenham dikenal dengan lini serang mereka yang menakutkan seiring meroketnya nama Harry Kane. Namun, saat melawan Inter tadi malam, lini depan Tottenham seperti mati kutu. Absennya Delle Ali dan tidak begitu fitnya Son setelah kepulangannya dari Indonesia membuat kreatifitas Tottenham hilang. Bahkan Harry Kane sama sekali tidak mendapatkan peluang mengarah ke gawang.

4. Icardi Adalah Spesies Langka

Penampilan Icardi tadi malam memperteguh bahwa Icardi adalah sosok striker yang langka. Jarang menyentuh bola, namun mempunyai dampak yang nyata ketika diberikan kesempatan menendang ke arah gawang. Icardi adalah pemegang rekor efektifitas tertinggi sebagai seorang striker dan itu dia tunjukkan malam tadi. Selama pertandingan, dirinya hanya menyentuh bola selama 16 kali, paling sedikit dari pemain lainnya. Namun, dampaknya sangat nyata atas hasil akhir pertandingan. Golnya di menit 85 membuat pertandingan berubah arah.


  •  
  •  
  •  
  •  
  •