Berita

Staf EUFA Diancam Dibunuh oleh Penjudi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Buntut dari masalah pengaturan skor yang melibatkan klub Albania Skenderbeu Korce kini mulai merambah ke ranah kriminal.

Skenderbeu Korce yang diduga terlibat pengaturan skor atau Match Fixing dihukum tidak boleh mengikuti kompetisi Eropa pada musim 206-2017 lalu.

Namun nampaknya kasus itu masih menyisakan masalah bagi yang terlibat dalam penyelidikan kasus pengaturan skor itu.

Baru-baru ini EUFA mengumumkan bahwa salah seorang anggota tim penyelidik kasus pengaturan skor itu kini menerima ancaman pembunuhan dari orang yang tidak dikenal.

Betting Fraud Detection System (BFDS) kini telah menemukan pola keterlibatan yang jauh lebih besar dalam dugaan pengaturan skor pada Skenderbeu, sehingga klub asal Albania itu berpotensi akan mendapat saksi yang jauh lebih lama.

Namun pihak EUFA memastikan keamanan stafnya itu, EUFA telah melaporkan ancaman tersebut kepada pihak Kepolisian. Kasusu ancaman itu jelas bentuk intimadasi agar kasus ini tidak terus diselidiki bahkan ditutup.

Skanderbeu dicurigai terlibat match Fixing ketika melawan Dinamo Zagreb dalam pertandingan play off lLiga Champion tahun 2015 silam.

EUFA berkomitmen untuk terus melawan pengaturan skor yang melibatkan para penjudi. Tidak bisa dipungkiri bahwa industri sepak bola kin sudah menjadi komoditas judi dunia. Bahkan tidak menolak kemungkinan bahwa pertandingan-pertandingan besar di liga-liga Eropa juga terlibat kasus pengaturan skor yang disinyalir berasal dari perusahaan judi besar dunia.


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *