Berita

Tiga Kunci Keberhasian Juventus Kalahkan Atletico Madrid

Misi comeback sempurna juventus membenamkan Atletico Madrid. Juventus tampil dominan meski sempat kesulitan membongkar pertahanan yang dikawal Diego Godin di awal laga. Disiplin dan rapatnya barisan pertahanan Atletico Madrid membuat Juventus harus bekerja keras untuk bisa menembus kotak penalty. Tiga Gol Cristiano Ronaldo mampu dilesakkan ke gawang Jan Oblak tanpa mampu dibalas oleh Morata, dkk. Ada tiga kunci keberhasilan Juventus berhasil comeback dalam pertadingan leg-2 babak 16 besar UEFA Champions League, 13 Maret 2019.

TIGA KUNCI KEBERHASILAN JUVENTUS

Keyakinan dan kepercayaan diri ala Italia. Keyakinan dan kepercayaan diri sudah terlihat dari awal pertandingan. Juventus benar- benar menunjukkan kelasnya. Juventus menunjukkan bahwa dia adalah satu- satunya harapan publik Italia. Penuh keyakinan, kepercayaan diri dibalut dengan kesabaran dalam penguasaan bola untuk membongkar pertahan tim besutan Diego Simeone. 62 % penguasaan bola sebanding dengan 5 tendangan sudut dan 15 percobaan menembus pertahanan Atletico Madrid. Sementara Atletico hanya sesekali memberikan serangan balik.

Juventus bermain disiplin. Miralem, Matuidi, dan Can benar- benar mampu menerjemahkan instruksi dari Allegri untuk dapat menguasai lapangan tengah. Kedisiplinan tiga gelandang Juventus mampu membuat Antonie Griezman tak berkutik. Tidak ada suplai- suplai bola mengarah kepadanya. Begitupun dengan Alvaro Morata yang terlihat frustasi karena tak ada bola mengarah kepadanya. Berbeda dengan pertandingan leg 1, tiga gelandang juventus bermain lebih sabar, lebih banyak kombinasi passing dengan tidak terburu- buru memberikan bola kepada Cristiano maupun Mandzukic.

Dengan disiplinnya tiga gelandang juventus dalam penguasaan bola dan memutus serangan, memudahkan  Chielini dan Bonucci dalam mengunci sisi pertahanan Juventus. Empat percobaan Atletico tak ada satupun yang tepat sasaran. Cancelo dan Spinazolla dengan nyaman mampu menyisir sisi kanan kiri pertahanan Atletico Madrid. Bahkan Cancelo berhasil memberikan umpan yang berbuah gol kedua Cristiano Ronaldo. 90 +5 menit jalannya pertandingan hampir tidak ada serangan Atletico yang membahayakan pertahan Juventus

Juventus menunjukkan efektifitasnya. Di lini depan Juventus, Mandzukic, Ronaldo, dan Bernandeschi bermain efektif. Hanya bernandeschi yang dominan dalam penguasaan bola. Kekuatan dan keberaniannya dipadukan dengan umpan- umpan mematikan mampu memberikan tusukan- tusukan yang membahayakan, bahkan  satu umpan mampu dikonversikan menjadi gol oleh CR7 dan satu tusukan berbuah penalti. Kelengahan penjagaan striker- striker Juventus benar- benar mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Ronaldo dan Bernandeschi. Dua peluang emas yang didapatkan CR7 semua mampu dikonversi menjadi gol. Satu peluang Bernandeschi berbuah penalty yang berbuah gol oleh CR7.

Keyakinan, disiplin, dan efektifitas Juventus menghancurkan mimpi Atletico Madrid yang terlihat bermain tanpa kepercayaan diri. Mimpi Atletico Madrid yang sudah menginjakkan satu kakinya di perempat final, dipaksa menarik kembali satu kakinya oleh tiga gol Cristiano Ronaldo yang tak mampu dibalas Diego Godin,dkk.